Laman

Labels

Rabu, 18 Januari 2012

Love is like a Wind

Banyak orang yang meng-analogikan cinta dengan berbagai macam benda, misalnya: gula, mawar, air, jalan tol, aspal, dan masih banyak lagi. Disini gw maw meng-analogikan Cinta dengan Angin. Kenapa sama Angin??? jawabnya karena kita bisa merasakan Angin tapi kita gak pernah bisa memegang atau melihatnya, begitu juga dengan Cinta kita bisa merasakannya tanpa bisa menyentuh atau memandanginya. Kita juga tidak tahu kapan Angin akan berhembus, begitu juga dengan Cinta, kita tak pernah tahu kapan ia akan datang tapi kita hanya sadar ketika Cinta sudah kita rasakan. Kita tak tahu dari mana Angin itu berhembus atau dari mana Angin itu terbentuk, begitu juga dengan Cinta, kita gak tahu kapan kita akan merasakan jatuh Cinta, Di mana? Dengan siapa? Bagaimana? dan Kita juga gak akan pernah tahu sebenarnya Cinta itu Berasal dari mana?? atau bahkan Cinta itu Terbuat dari apa??Angin juga bisa merusak Lingkungan sepeti Tornado, Cyclone, begitu pula dengan Cinta selain bisa membuat kita bahagia, ia pun bisa membuat kita menderita, Tapi harus kita ingat bahwa Angin berhembus di seluruh pelosok dunia dan semua orang bisa merasakan hembusan angin, itu berarti Cinta ada di seluruh dunia dan dapat di rasakan oleh setiap orang tanpa kecuali, bahkan jika orang ada di dalam rumah atau di tempat yang tak terjangkau manusia lain tapi dia tetap bisa merasakan Cinta, Angin tidak pernah memilih kepada siapa ia akan berhembus atau kepada siapa ia tak akan berhembus, begitu juga dengan Cinta karen ia tak pernah memilih siapapun karena setiap orang layak merasakan Cinta. "Semua orang layak untuk di Cintai dan untuk Mencintai"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar